NEVBUZZ – Head unit layar sentuh menjadi salah satu pekembangan teknologi otomotif yang bisa terlihat dan dirasakan langsung oleh pengemudi mobil. Perangkat canggih bekerja dengan sentuhan jari menjadi piranti standar kendaraan-kendaraan modern.
Ya, pada mobil-mobil ‘jadul' (zaman dulu) interior mobil khususnya bagian dasbor dipenuhi beragam tombol pengaturan. Kini, fungsi pemutar musik, pendingin kabin (AC), navigasi, serta pengaturan lainnya dibuat secara elektronik.
Hasilnya, fitur-fitur tersebut bisa aktif bekerja ataupun berhenti hanya dengan sentuhan jari sopir di layar besar. Piranti elektronik itu umumnya ditanam di tengah dasbor oleh para produsen otomotif dunia.
Meskipun terlihat canggih, hasil studi berjudul Touchscreens in Motion: Quantifying the Impact of Cognitive Load on Distracted Drivers menyebut, “Penggunaan layar sentuh pada mobil-mobil modern memiliki risiko mengganggu pengemudi dan berbahaya jika dipakai saat berkendara”.
Mengutip dari Carscoops, Senin (22/12), studi dilakukan oleh Universitas Washington (UW) dan Toyota Research Institute memberikan angka pada kebenaran yang sudah diketahui para pengguna mobil-mobil modern. Adapun hasil studi diterbitkan dalam Prosiding Simposium ACM Tahunan ke-38 tentang Perangkat Lunak dan Teknologi Antarmuka Pengguna pada September 2025.
Riset terbaru ini melibatkan enam belas peserta yang diminta duduk dan mengemudi dengan simulator dengan fidelitas (tingkat kepresisian) tinggi. Kemudian, para peniliti melacak gerakan mata dan tangan, pelebaran pupil, dan konduktivitas kulit.
Hasilnya, ketika peserta diminta untuk mengaktifkan fungsi layar sentuh rutin sambil menavigasi area perkotaan saat mengemudi dengan simulator, kemampuan dan akurasi mereka di layar menjadi jauh lebih buruk. Semakin rumit tugasnya, semakin menurun kinerjanya.
Adapun tugas para peserta dari riset ini menjalankan berbagai fungsi yang dulu dibuat menggunakan tombol pada kabin mobil ini. Kini, para peserta melalui simulator mengemudi harus membutuhkan kerja mata, tangan, dan kognitif secara bersamaan saat mengemudi dan menggunakan layar sentuh.
