NEVBUZZ – Hyundai terus mengembangkan produk kendaraan bebas asap. Paling baru, pabrikan otomotif roda empat Korea Selatan itu meluncurkan mobil SUV (Sport Utility Vehicle) listrik bernama all-new ELEXIO.
Mobil SUV listrik ini menjadi fondasi bagi strategi jangka panjang Hyundai Motor dalam pengembangan kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/ NEV). Selain itu menjadi bagian dari produk kendaraan elektrifikasi di Tiongkok maupun pasar otomotif global.
Head of China Business, Ickkyun Oh mengatakan, Hyundai memanfaatkan kesuksesan platform E-GMP yang telah
terbukti sebagai fondasi kendaraan listrik, sekaligus mengintegrasikan berbagai teknologi lokal Tiongkok untuk menghadirkan Elexio dengan sukses.
Peluncuran Elexio mencerminkan komitmen berkelanjutan Hyundai Motor terhadap elektrifikasi serta visi global perusahaan menuju tahun 2030. Kendaraan ini dibangun di atas platform E-GMP dan dirancang secara khusus untuk konsumen Tiongkok melalui strategi ‘In China, For China, To Global'.

“Elexio merupakan kendaraan listrik khusus yang dirancang sesuai kebutuhan konsumen Tiongkok, serta menjadi model pertama yangdikembangkan Hyundai berdasarkan strategi ‘In China, For China, To Global,” ucapnya dalam siaran pers, dikutip Senin (3/11).
Kemampuan Hyundai Elexio
Hyundai Elexio hadir dengan desain berani dan berkelas, menonjolkan garis-garis tegas, proporsi elegan, serta lampu depan bergaya kristal persegi yang khas. Struktur bodi dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan berkendara premium dan efisiensi fungsional, sehingga tetap andal untuk mobilitas harian di perkotaan maupun
perjalanan jarak jauh.
Perjalanan semakin nyaman dengan adanya head unit layar lebar ultra-tipis 4K berukuran 27 inci, didukung sistem audio Dolby Atmos yang imersif dan delapan speaker BOSE sebagai fitur standar. Bicara fungsionalitas, mobil SUV terbaru Hyundai itu memiliki kapasitas bagasi berkapasitas 506 liter yang dapat diperluas hingga 1.540 liter , serta 46 ruang penyimpanan barang.
Hyundai Elexio menggendong baterai berkapasitas 88,1 kWh, sehingga mampu menempuh jarak hingga 722 km dalam sekali pengecasan, berdasarkan uji China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC). Fitur DC fast charging memungkinkan pengecasan kendaraan listrik ini bisa dilakukan dalam 27 menit dari posisi baterai 30 hingga 80 persen.