Julian Johan Peroleh Pelajaran Dari Latihan Resmi Rally Dakar 2026

Dhoni Bima
4 Min Read
Julian Johan tuntaskan latihan resmi jelang Rally Dakar 2026

NEVBUZZ – Julian Johan, pereli Indonesia telah usai lakoni latihan resmi menjelang ajang Rally Dakar 2026 yang  diadakan di Gurun Sahara, Maroko, Afrika Utara, pada awal September 2025 bersama tim Compagnie Saharienne.

Ajang Rally Dakar menjadi salah satu target tertinggi bagi Julian Johan a.k.a Jeje sebagai pembalap yang kerap mengikuti ajang ‘balap tanah' berskala nasional hingga Internasional.

Untuk memuluskan perjalanannya dari latihan resmi hingga laga Rally Dakar pada awal 2026, Julian Johan menjalin kerjasama dengan Compagnie Saharienne untuk kendaraan yang akan digunakan dan ‘mengontrak' Mathieu Monplaisi sebagai Co-driver. Sebagai catatan, Co-driver asal Perancis ini telah lima kali mengikuti balap Rally Dakar 2026.

Julian Johan
Julian Johan bersama Mathieu Monplaisi sebagai Co-driver dalam Rally Dakar 2026

Khusus untuk kendaraan, latihan resmi ditujukan agar dapat adaptasi terhadap mobil Land Cruiser Seri 100 dengan format Left Hand Drive (LHD), pengenalan rute, sehingga dapat melakukan simulasi kompetisi yang nantinya diselenggarakan di atas gurun pasir Arab Saudi.

Selama lima hari melakukan latihan bersama tim Perancis tersebut, Jeje, menjelaskan dalam sesi latihan dirinya tidak hanya mendapat pembekalan secara praktek, namun ia juga mendapatkan pengetahuan secara teori yang disampaikan oleh mentor. Hal ini dimaksudkan agar dirinya mendapat gambaran untuk kompetisi secara utuh, serta beberapa hal penting terkait kompetisi Rally Dakar 2026.

“Jadi mobil yang saya pakai pada saat latihan kemarin itu sebenarnya bukan yang nanti akan saya pakai. Cuma memang sama-sama Land Cruiser yang Seri 100, serta spesifikasi juga sama persis. Tapi karena mobil yang saya sewa itu belum ready, jadi pakai mobil yang satunya lagi dan memang sudah siap untuk dipakai latihan,” ungkap Jeje.

Di samping itu, Jeje, juga melakukan pengetesan mengendarai mobil di gurun yang menurutnya memang memiliki perbedaan sangat besar dengan apa yang pernah ia lakukan di medan off-road manapun.

Baca Juga :  Honda Gajah Motor Payakumbuh, Ekspansi Purna Jual di Sumatera Barat

Karakter pasir yang halus, ditambah dengan hamparan pemandangan yang sama di setiap sudut jalan, merupakan hal baru yang memang harus diantisipasi agar tidak jenuh selama pertempuran.

“Kita memang dituntut untuk selalu fokus pada saat menyetir, bukan hanya karena balapannya yang menempuh jarak hingga 8.000 kilometer, tetapi hamparan pemandangan pasir halus sangat menguras adrenalin,” tukasnya.

Bicara mengenai alasan Jeje melakukan kolaborasi dengan tim Compagnie Saharienne, ada beberapa faktor yang membuat ia akhirnya menjatuhkan pilihan ke workshop tersebut. Dalam pengetahuannya, bengkel balap ini memang dikenal sangat baik atas eksistensinya di ajang rally tersebut.

“Kenapa saya akhirnya bekerjasama dengan Compagnie Saharienne adalah tim ini boleh dibilang memiliki pengalaman yang baik untuk Rally Dakar. Jadi kurang lebih kayak, mestinya nih, bengkel ini sudah tahu betul apa yang dibutuhkan, secara spesifikasi mobil, secara settingan karakter mobilnya.

Julian Johan juga mengungkapkan bahwa workshop ini juga membangun mobil untuk digunakan oleh pantia Rally Dakar sehingga keputusan tepat baginya memilih bekerjasama dengan tim ini.

Julian Johan mengungkapkan kehadirannya untuk ajang Rally Dakar 2026 ini turut membuat tim ini kaget dan tidak menyangka bahwa ada peserta dari Indonesia yang akhirnya memutuskan untuk ikut dalam kompetisi pada Januari mendatang.

“Pertama mereka tuh antusias karena ini ada orang Indonesia dari negara yang tidak disangka akan ikut, tiba-tiba mau ikut Dakar. Karena mungkin Indonesia itu bukan satu negara yang yang diprediksi akan ikut. Jadi mereka kaget dan pas kemarin latihan ternyata kita memiliki satu visi dan misi yaitu untuk bisa menuntaskan kompetisi hingga garis finish,” pungkas Jeje.

Melalui keikutsertaan Julian Johan pada ajang Rally Dakar 2026, putera pereli nasional Ismail Johan memiliki target untuk bisa menyelesaikan kompetisi hingga garis finish. Mengingat kerasnya medan serta durasi balap yang sangat panjang, sehingga menyentuh garis finish merupakan hal yang sangat luar biasa dan pencapaian besar bagi banyak peserta.

Baca Juga :  Geely Luncurkan 11 Satelit Perkuat Sistem Transportasi Masa Depan
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *