NEVBUZZ – Aki menjadi salah satu komponen yang tetap ada dan dipergunakan meskipun ada masa transisi kendaraan mesin bakar ke jenis elektrifikasi. Perangkat ini dirancang sebagai sumber listrik untuk komponen elektrik pendukung mobilitas berkendara ramah lingkungan.
Menariknya, aki mobil listrik ternyata memiliki perbedaan dengan kendaraan mesin bakar. Pada kendaraan elektrifikasi, komponen itu punya CCA (Cold Cranking Amps-ukuran kemampuan aki dalam menyuplai arus listrik saat suhu dingin) berbeda.
Sederhananya, aki pada mobil listrik tidak dirancang dengan kemampuan menstarter kendaraan pada suhu dingin. Sedangkan aki pada umumnya didesain sedemikian rupa untuk cranking atau untuk bisa mendukung starter walaupun mesin kendaraan dalam kondisi dingin.
Hal ini dilihat sebagai peluang oleh PT. Wacana Prima Sentosa pemegang merk aki Massiv untuk menyediakan produk aki khusus mobil listrik. Apalagi, populasi kendaraan elektrifikasi roda empat di Indonesia saat ini terus bertumbuh.
“Kami memperkenalkan Massiv Thunder EV sebagai aki yang didedikasikan untuk digunakan khusus pada mobil listrik murni. Massiv jadi pelopor dan pertama di Indonesia,” tutur Direktur PT. Wacana Prima Sentosa, Austin Wanandi saat peluncuran di Jakarta, Selasa (3/2).
Sementara itu, Chief Public Relation Officer. PT Wacana Prima Sentosa, Tumenggung Prabowo menyebut, keberadaan aki 12V ini sebagai sumber tenaga komponen yang bertegangan 12 volt seperti lampu mobil, speaker, head unit dan banyak lagi. Artinya, produk baru itu bisa menjadi solusi bagi para pemilik mobil listrik di Indonesia.
“Pengguna mobil listrik di Indonesia mengalami peningkatan dari waktu ke waktu dan kehadiran aki Massiv Thunder EV dapat menjadi solusi pilihan bagi pengguna BEV untuk mendapatkan aki didedikasikan untuk mobil listrik,” ucap Tumenggung.
Aki khusus mobil listrik itu, tersedia dalam empat pilihan spesifikasi, yakni Massiv Thunder EV B20AEV-38, Massiv Thunder EV B24AEV-46, Massiv Thunder EV D44AEV-50, dan Massiv Thunder EV CMF60AEV-65.
