Menperin: Mobil Pikap RI Berkualitas dan Ada Manfaat Ekonomi

2 Min Read
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (dok. Kemenperin)

NEVBUZZ – Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita merespons kebijakan impor mobil pikap asal India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Menurut Menperin, saat ini industri otomotif nasional telah memiliki kemampuan produksi kendaraan niaga dengan kapasitas signifikan, sekitar 1 juta unit per tahun.

Adapun produsen kendaraan pick-up antara lain PT Astra Daihatsu Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia, PT Suzuki Indomobil Motor, PT SGMW Motor Indonesia, dan PT Sokonindo Automobile.

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita bahkan mengilustrasikan, apabila pengadaan kendaraan pick-up (4×2) sejumlah 70.000 unit dipenuhi oleh produk dalam negeri, maka akan memberikan dampak positif ekonomi (backward linkage) sebesar kurang lebih Rp 27 Triliun.

“Apabila seluruh kebutuhan kendaraan pick-up dipenuhi melalui impor, maka nilai tambah ekonomi dan penyerapan tenaga kerja akan dinikmati oleh industri di luar negeri,” ujarnya dalam siaran pers Kementerian Perindustrian, dikutip Jumat (20/2).

Mobil Pikap RI Berkualitas

Menurutnya, apabila kebutuhan kendaraan niaga dipenuhi melalui produksi dalam negeri, maka nilai tambah ekonomi dan penyerapan tenaga kerja akan dinikmati oleh Indonesia. Subsektor yang berkaitan langsung dengan produksi kendaraan pick-up contohnya adalah industri ban, industri kaca, industri baterai basah (accu), industri logam, industri kulit, industri plastik, industri kabel, industri elektronik, dan lain sebagainya.

“Namun, apabila kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri, maka manfaat ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan industri nasional juga akan dirasakan di dalam negeri,” papar Agus Gumiwang Kartasmita.

Standar dan kualitas mobil pikap(4×2) yang diproduksi di Indonesia juga sangat kompetitif dibandingkan dengan produk impor. Selain itu, kendaraan-kendaraan niaga itu juga telah mampu memenuhi kebutuhan operasional di berbagai wilayah Indonesia dengan kondisi infrastruktur jalan yang sangat beragam.

Baca Juga :  Kolaborasi Hyundai Motor dan ITB Kembangkan Fitur Perintah Suara

Kendaraan niaga produksi dalam negeri juga telah diterima dengan baik oleh masyarakat dan pelaku usaha karena performanya dinilai andal serta mampu melayani kebutuhan distribusi dan mobilitas barang. “Industri kendaraan pikap nasional mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia di tingkat global,” ucap Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *