NEVBUZZ – Pabrikan mobil China secara agresif menawarkan produk andalam keluar negaranya. Strategi ini bakal dilakukan jugaoleh Guangzhou Automobile Group (GAC), yang siap berekspansi ke pasar otomotif Jepang.
Ya, GAC mengumumkan secara resmi bahwa produk-produk mobil listrik akan masuk di pasar otomotif Jepang pada 2026. Langkah ini menandai fase penting dalam ekspansi global GAC menuju salah satu pasar otomotif dengan standar kualitas paling ketat dan kompetitif di dunia.
Mengutip dari siaran pers GAC, Senin (22/2), perusahaan mobil listrik China itu akan masuk ke Jepang melalui kerja sama dengan M Mobility Japan. Ada dua produk yang siap dijual Aion UT dan Aion V.
Aion UT dan Aion V merupakan mobil listrik untuk pasar global. Keduanya telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar Jepang dan mendukung sistem fast-charging CHAdeMO yang digunakan secara luas di negara tersebut.
Ekspansi GAC ke Jepang menunjukkan kesiapan perusahaan menghadapi standar regulasi yang detail dan komprehensif. Melalui mobil listrik merek Aion, perusahaan telah memperhitungkan berbagai hal termasuk aspek keselamatan, efisiensi energi, serta keandalan jangka panjang yang telah menjadi ciri khas pasar Jepang.
Dengan membawa Aion UT dan Aion V, GAC menegaskan kepercayaan terhadap kualitas kendaraan yang telah teruji di berbagai pasar otomotif dunia. Sebagai bagian dari upaya tersebut, GAC menargetkan penjualan awal sekitar 200 unit pada 2026.
Target ini diproyeksikan meningkat hingga 2.000 unit pada 2027 seiring perluasan jaringan layanan dan pembentukan ekosistem pengguna kendaraan listrik yang lebih kuat di Jepang. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi GAC sebagai pemain penting dalam transisi mobilitas berkelanjutan di kawasan Asia Timur.
