Ngecharge Jaecoo J5 EV, Hanya Rp 194 per Kilometer

Dhoni Bima
4 Min Read
Biaya pengisian listrik Jaecoo J5 EV per kilometer

NEVBUZZ – Kehadiran SUV listrik, Jaecoo J5 EV telah berhasil mencuri perhatian dengan harga resmi yang mulai dari Rp 249,9 juta, namun banyak pertanyaan untuk biaya ngecharge dayanya di rumah maupun pada SPKLU.

Hadir dengan slogan “The Real SUV”, memadukan desain klasik SUV yang ikonik dengan karakter modern dan tegas, Jaecoo J5 EV tersedia dalam varian Standard (Rp 249.9 juta -:OTR Jakarta) dan Premium (Rp 299.9 juta -OTR Jakarta). Harga tersebut khusus 1.000 konsumen pertama.

Sebagai kendaraan B-SUV dengan fitur premium, sebenarnya seberapa performa dan efisiensinya benar-benar sesuai fitur seperti fast charging 130 kW (30–80% dalam 28 menit), panoramic roof, kamera 540°, 17 fitur ADAS, dan V2L 3,3 kW.

Country Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, menjelaskan Jaecoo J5 EV bukan hanya dari angka di atas kertas, tetapi dari bagaimana mobil dengan slogan “The Real SUV” ini dipakai sehari-hari. ” Untuk membuktikan performa dan efisiensi, kami melakukan pengujian internal untuk menunjukkan jarak tempuh yang bisa dicapai dalam kondisi nyata. Kamu juga menghitung biaya penggunaan harian agar konsumen mendapat gambaran yang lebih konkret. Harapannya, J5 EV dapat dinilai sebagai SUV listrik yang praktis, efisien, dan relevan untuk kebutuhan pengguna di Indonesia.”

Berdasarkan pengujian internal di Indonesia, Jaecoo J5 EV mencatat jarak tempuh 534,1 km, melampaui klaim 461 km (NEDC). Pengujian dilakukan dengan rute 80% tol dan 20% non-tol, kecepatan stabil 80–100 km/jam, AC 22°C menyala, Android Auto aktif, wireless charging aktif, dan dua orang di dalam mobil.

Pengujian tersebut menyesuaikan skenario yang menyerupai penggunaan sehari-hari, hasil ini menunjukkan bahwa J5 EV dapat memberikan range yang konsisten dalam kondisi normal, bukan hanya skenario ideal.

Baca Juga :  Isuzu Bukukan Kenaikan SPK 52% Pada GIIAS 2025

Dari sisi biaya penggunaan, biaya harian yang dikeluarkan untuk ngecharge Jaecoo J5 EV di kisaran Rp 9.692 atau sekitar Rp 194 per kilometer jika diisi melalui portable charger di rumah dengan tarif sekitar Rp 1.700/kWh.

Sedangkan berdasarkan konsumsi energi rata-rata 8,77 km/kWh, jarak tempuh harian 50 km membutuhkan sekitar 5,70 kWh. Pengisian ini menggunakan portable charger bawaan, dengan waktu charging sekitar tiga jam setiap harinya sudah cukup untuk mengembalikan baterai ke kondisi penuh.

Bagi pengguna yang lebih sering mengandalkan SPKLU, biaya pengisian tetap kompetitif. Dengan tarif sekitar Rp 2.500/kWh pada fast charging, kebutuhan energi yang sama setara dengan biaya sekitar Rp 14.253 per 50 km atau kurang lebih Rp 285 per kilometer. Perbandingan ini memperlihatkan bahwa baik pengisian di rumah maupun SPKLU, J5 EV tetap menawarkan biaya pemakaian yang masuk akal untuk penggunaan harian.

Selain itu untuk JAECOO J5 EV ini juga memiliki keunggulan lainnya jika dibanding banyak SUV listrik sekelasnya. “Manajemen baterai yang stabil di berbagai kondisi serta efisiensi energi dari sistem regenerative braking dan aerodinamika bodi, membuat J5 EV dapat digunakan berkendara untuk harian maupun perjalanan jarak menengah, termasuk perjalanan outdoor. Kombinasi jarak tempuh di atas 500 km dan biaya per kilometer yang tetap terjangkau menjadi gambaran bagaimana J5 EV dirancang untuk kebutuhan pengguna EV masa kini,” tutup Jim Ma.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *