Pabrik Toyota RI Raih Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup

2 Min Read
Proses produksi mobil di pabrik TMMIN (dok. TMMIN)

NEVBUZZ – Tak sekadar menjual, mobil-mobil Toyota juga sudah diproduksi di dalam negeri. Beberapa model di antaranya lahir dari fasilitas PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia atau TMMIN.

Keberadaan pabrik mobil Toyota di wilayah Karawang, Jawa Barat dan Sunter di Jakarta Utara, tidak hanya terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, fasilitas produksi TMMIN juga memberi dampak bagi pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan.

Bahkan, fasilitas produksi kendaraan dari merek otomotif Jepang itu juga berhasil meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Emas dan PROPER Hijau tahun 2026. Penilaian tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Tahun ini, perusahaan otomotif ini mengusung program KIJANGKU (Konservasi Hijau Selamatkan Lingkunganku). Selain penghargaan kepada fasilitas produksi di Karawang dan Sunter, TMMIN juga berhasil meraih Green Leadership Utama CEO dan PROPER Emas yang merupakan peringkat tertinggi berhasil diraih pabrik Karawang 1 dan 2.

Prestasi ini melanjutkan tren positif TMMIN sejak tahun-tahun sebelumnya, di mana pabrik mobil Toyota Karawang 1, 2, dan 3 meraih Emas. Sementara TMMIN Karawang 3, lalu Sunter 1 dan 3 berhak menerima PROPER Hijau.

“Terima kasih, penghargaan ini penyemangat bagi kami untuk terus menerus menerapkan standar lingkungan pada seluruh fasilitas perusahaan kami, sehingga kami bisa berkontribusi dalam target nasional terkait dengan lingkungan dan perubahan iklim,” kata Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto dalam siaran pers, dikutip Rabu (8/4).

TMMIN Karawang Plant 1 dan 2 mengelola dampak lingkungannya melalui pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) untuk mengidentifikasi dan mengurangi emisi dalam proses manufaktur. Melalui program Eko-Inovasi Smart Transforming Chiller System, perusahaan meningkatkan efisiensi energi pada hotspot utama di unit painting sebagai bagian dari transformasi menuju industri rendah karbon.

Baca Juga :  Mobil Listrik Aion V Mulai Dirakit di Cikampek, Segera Dikirim ke Pemiliknya

Inisiatif ini diperluas beyond factory gate melalui Program KIJANGKU untuk menjawab tantangan abrasi di Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang. Bersama masyarakat, program ini memulihkan pesisir melalui rehabilitasi mangrove, pemanfaatan limbah ban bekas menjadi Alat Pemecah Ombak (APO), serta pemberdayaan ekonomi berbasis nature-based solutions.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *