NEVBUZZ – Recall mobil listrik dilakukan oleh produsen otomotif Volvo. Kampanye perbaikan dan penggantian terkait komponen baterai pada mobil SUV (Sport Utility Vehicle) EX30.
Ada lebih dari 40.000 unit mobil listrik EX30 yang terdampak recall. Penarikan unit itu dilakukan karena adanya potensi masalah panas berlebih pada baterai yang dapat menyebabkan kebakaran.
“Kami sekarang menghubungi pemilik semua mobil yang terkena dampak untuk memberi tahu mereka tentang langkah selanjutnya,” tulis Volvo dalam sebuah pernyataan mengutip informasi Reuters yang dikutip dari Carnewschina, Rabu (25/2).
Pabrikan mobil asal Swedia itu telah berkomitmen untuk mengganti paket baterai yang terkena dampak secara gratis.Hal ini menyusul persetujuan dari pemasok telah mengatasi masalah manufaktur dan menyediakan sel baterai baru.
Masalah baterai mobil listrik menjadi perhatian publik setelah sebuah Volvo EX30 terbakar di dealer di Maceió, Brasil, pada November 2025. Pada Desember 2025, pabrikan otomotif Swedia itu juga telah memberi imbauan bagi para pemilik Volvo EX30 di banyak negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, dan Brasil.
Pengguna mobil SUV bebas asap itu diminta untuk membatasi pengisian daya hingga 70% dari kapasitas baterai kendaraan elektrifikasi Volvo. Konsumen juga diimbau memarkir kendaraan jauh dari bangunan untuk mengurangi risiko kebakaran mobil listrik.
Adapun recall ini merupakan langkah nyata terhada reputasi keselamatan produsen mobil yang terkenal kuaty. Apalagi risiko kebakaran yang terkenal dan mengakibatkan biaya finansial yang tinggi. Dampak luas dari recall mobil listrik ini, saham Volvo diketahui turun 4 persen.