NEVBUZZ – Dahulu Isuzu dikenal sebagai merek kendaraan yang menyandang gelar ‘Rajanya Diesel'. Kini, perusahaan mobil asal Jepang itu mulai memperlihatkan kemahirannya dalam meracik produk elektrifikasi.
Ya, Isuzu memang mulanya dikenal luas oleh masyarakat lantaran konsisten menghadirkan produk bermesin diesel kini mengikuti perkembangan zaman. Hal tersebut seiring dengan peluncuran pikap D-Max EV di ajang otomotif Bangkok Motor Show 2026 yang berlangsung di Thailand.
Di pameran otomotif tersebut, Isuzu D-Max tak lagi menggendong mesin diesel yang menjadi identitasnya. Sebagai gantinya, pabrikan menyematkan dual motor elektrik dengan baterai lithium-ion 66,9 kWh sebagai jantung penggerak.
Melansir laman Paultan, Kamis (26/3), motor listrik pertama terletak di bagian depan dengan daya 58 PS (atau setara 43 kW) dan torsi atasnya 108 Nm. Ada juga motor listrik belakang yang menghasilkan 132 PS (97 kW) dan torsi 217 Nm. Adapun daya gabungan saat kedua dynamo bekerja mencapai 190 PS (sekitar 140 kW) serta torsinya di angka 350 Nm.
Baterai yang disematkan pada mobil pikap bisa dikemudikan hingga 331 km menurut standar NEDC, atau 263 km dengan siklus WLTP. Terkait pengecasannya, Isuzu D-Max EV bisa menerima input AC hingga 11 kW (0-100% dalam 10 jam), sedangkan pengisian cepat DC mencapai puncak 50 kW (20-80% dalam satu jam).
Menegaskan identitasnya sebagai mobil niaga listrik, grille bagian depan mengusung ornament biru, terdapat tulisan ‘EV' pada fender kiri dan kanan, stiker ‘Dual Motor' pada sisi bak, dan juga emblem ‘Isuzu D-Max EV' pada pintu bak belakang. Kendaraan ini ditawarkan seharga 1,591 juta Baht atau setara Rp819 jutaan.