NEVBUZZ – Sepeda motor masih menjadi moda transportasi pilihan utama mayoritas warga Jakarta untuk kembali ke kampung halaman. Hal ini tak lepas dari efisiensi biaya yang dikeluarkan dan kepraktisan saat mudik Lebaran.
Meski menawarkan efisiensi biaya dan fleksibilitas, risiko kecelakaan dalam perjalanan jarak jauh tetap mengintai. Maka, aspek keselamatan berkendara saat mudik lebaran 2026 tak bisa diabaikan.
Terkait kondisi ini, Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), gencar mengedukasi pemudik dengan kendaraan bermotor roda dua. Sehingga prioritas utama bukan sekadar sampai tujuan, melainkan memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan penuh tanggung jawab.
“Perjalanan mudik lebaran dengan sepeda motor membutuhkan kesiapan matang, dari kendaraan maupun pengendaranya. Kami mengimbau pemudik untuk selalu fokus, tidak terburu-buru, serta menerapkan prinsip #Cari_Aman agar selamat sampai tujuan,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT WMS, Agus Sani di Jakarta, dikutip Kamis (12/3).
Melalui edukasi berkelanjutan ini, WMS berharap budaya aman berkendara semakin mengakar di masyarakat, sehingga momen mudik tidak ternoda oleh insiden yang dapat dicegah.
Sebagai panduan, divisi Safety Riding Promotion (SRP) WMS merilis lima tips esensial yang wajib diperhatikan pemudik guna meminimalkan risiko di jalan:
1. Pastikan Kendaraan Prima
Lakukan pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi sebelum berangkat. Fokus pada kondisi mesin, sistem pengereman, lampu, rantai, dan tekanan ban. Jangan lupa mengganti oli jika sudah aus agar performa mesin tetap optimal menempuh perjalanan panjang.
2. Pahami Rute Perjalanan
Hindari kemacetan dengan memanfaatkan aplikasi navigasi atau informasi lalu lintas terkini. Memilih jalur alternatif yang lebih aman dan lancar dapat mengurangi waktu tempuh serta potensi kelelahan bagi para pemudik motor.
3. Istirahat Cukup dan Teratur
Memaksakan diri berkendara saat lelah sangat berbahaya karena menurunkan konsentrasi. Beristirahatlah setiap dua hingga tiga jam untuk meregangkan otot, memulihkan fokus, dan mengembalikan energi.
4. Batasi Beban Bawaan
Membawa barang berlebihan mengganggu keseimbangan motor, terutama saat bermanuver atau melewati jalan berlubang. Pemudik motor wajib mengatur barang bawaan secara rapi dan pastikan tidak melebihi kapasitas kendaraan.
5. Patuhi Kapasitas Boncengan
Sepeda motor Honda dirancang aman untuk maksimal dua orang (pengendara dan satu penumpang). Membawa lebih dari dua orang berisiko menyebabkan ketidakstabilan dan menyulitkan kendali, terutama di jalan padat.
“Lima tips ini adalah hal mendasar yang wajib dipatuhi. Mulai dari kesiapan kendaraan, pengaturan waktu istirahat, hingga manajemen beban. Jadikan #Cari_Aman sebagai kebiasaan agar mudik lebih tertib dan menyenangkan,” tutup Agus.