Chery Hadirkan Teknologi CSH Demi Efisiensi Mobilitas Harian

Dhoni Bima
5 Min Read
Chery hadirkan teknologi CSH demi efisiensi mobilitas harian

NEVBUZZ – Chery Super Hybrid (CSH) diklaim selaras dengan fluktuasi harga BBM, mengingat teknologi tersebut menjadi jawaban akan efisiensi energi yang tetap memberikan kenyamanan dalam mobilitas harian.

Chery Indonesia mengungkapkan inovasi Chery Super Hybrid sebagai teknologi yang dapat menekan biaya operasional melalui efisiensi energi.

Berdasarkan data yang diberikan, teknologi CSH dapat menekan biaya penggunaan energi hingga Rp13 ribuan untuk mobilitas rutin per hari 40 kilometer, dengan tetap menjamin daya jelajah maksimum melewati angka 1.200 kilometer.

Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit, menjelaskan dalam kondisi meningkatnya perhatian konsumen terhadap biaya mobilitas, Chery ingin berkontribusi dalam menghadirkan solusi efisiensi tanpa mengurangi kenyamanan dan fleksibilitas berkendara.

“Kami berkomitmen menghadirkan kendaraan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, melalui pilihan lini kendaraan Chery Super Hybrid, dengan manfaat elektrifikasi seperti efisiensi energi terukur, pengalaman berkendara halus, serta daya jelajah lebih panjang untuk memberikan rasa tenang di perjalanan,” ujar Budi Darmawan Jantania.

Teknologi Chery Super Hybrid (CSH)

Teknologi Chery Super Hybrid yang tersemat pada lini produk telah dinilai relevan secara lebih nyata melalui simulasi biaya energi untuk penggunaan harian.

Pada TIGGO 8 CSH dan TIGGO 9 CSH sebagai Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) mengusung konsep “Weekday EV, Weekend Hybrid”, yang berdasarkan simulasi dengan asumsi harga bahan bakar Rp16.250 per liter dan tarif listrik rumah tangga Rp1.700 per kWh.

Hasil konsumsi BBM tersebut, dinilai membuat pengguna dapat menikmati efisiensi berkendara layaknya kendaraan listrik untuk aktivitas harian, sekaligus tetap memiliki fleksibilitas daya jelajah saat melakukan perjalanan luar kota bersama keluarga.

Skenario Mode EV

Khusus penggunaan harian dengan mode EV yang menempuh jarak pulang-pergi sejauh 40 kilometer, menghasilkan estimasi biaya energi sekitar Rp13.878 per hari untuk TIGGO 8 CSH dan Rp13.073 per hari untuk TIGGO 9 CSH.

Baca Juga :  Chery Group Pertahankan Posisi sebagai Eksportir Otomotif Terbesar Tiongkok

Sementara skenario weekend hybrid, perjalanan luar kota sejauh 240 kilometer membutuhkan biaya energi sekitar Rp159.513 pada TIGGO 8 CSH. Sementara pada TIGGO 9 CSH, dengan memanfaatkan pengisian daya berkala di tengah perjalanan (setiap 120 km), seluruh jarak akhir pekan tersebut dapat ditempuh murni menggunakan mode listrik tanpa konsumsi bensin sama sekali, sehingga biayanya sangat hemat hanya Rp78,462.

Dalam simulasi penggunaan 1.200 kilometer per bulan, total biaya energi TIGGO 8 CSH berkisar Rp568.909, sedangkan TIGGO 9 CSH sekitar Rp392.199.

Jika dibandingkan kendaraan bensin konvensional dengan biaya sekitar Rp1.397.500 per bulan, potensi penghematan mencapai Rp828.591 untuk TIGGO 8 CSH dan Rp1.005.301 untuk TIGGO 9 CSH.

Sementara itu, TIGGO Cross CSH sebagai model HEV mengusung konsep “Save Everyday” dengan konsumsi bahan bakar sekitar 20 km/liter atau biaya penggunaan sekitar Rp812,5 per kilometer.

Untuk perjalanan harian 40 kilometer, biaya energi TIGGO Cross CSH sekitar Rp32.500 per hari, sedangkan untuk 60 kilometer sekitar Rp48.750 per hari.

Penggunaan Chery TIGGO Cross CSH dalam 1.200 kilometer per bulan, biaya BBM diperkirakan sekitar Rp975.000, atau lebih hemat sekitar Rp422.500 dibandingkan kendaraan bensin konvensional.

Sedangkan model C5 CSH yang juga masuk segmen HEV, pencapaian konsumsi bahan bakar hingga 20,4 km/liter. Estimasi biaya untuk perjalanan harian 40 kilometer menggunakan C5 CSH hanya sekitar Rp31.863 per hari, dan untuk jarak 60 kilometer memakan biaya sekitar Rp47.794 per hari.

Jika diakumulasikan dalam penggunaan C5 CSH pada 1.200 kilometer per bulan, biaya operasional BBM berada di angka Rp955.882, memberikan potensi penghematan maksimal hingga Rp441.618 dibandingkan dengan kendaraan bensin ICE kompetitor sekelasnya.

“Melalui Chery Super Hybrid, kami ingin menunjukkan bahwa efisiensi dan fleksibilitas dapat berjalan beriringan. Konsumen memiliki kebebasan memilih antara kendaraan yang hemat atau kendaraan yang mampu mendukung berbagai kebutuhan perjalanan. Kami menghadirkan teknologi yang memungkinkan keduanya hadir dalam satu pengalaman berkendara,” tutup Budi.

Baca Juga :  Suzuki Bagikan Tiket IIMS 2026 Gratis Bagi Konsumen Service Mobil

Kehadiran lini Chery Super Hybrid menegaskan komitmen dalam memperluas akses terhadap teknologi elektrifikasi yang lebih relevan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *