NEVBUZZ – Berbeda dengan merek mobil China lainnya, Jetour menawarkan produk kendaraan mesin bensin untuk konsumen Indonesia. Hal ini tentu menggugah rasa penasaran, selaris apa merek tersebut dibandingkan rekan-rekan senegaranya yang menjual kendaraan elektrifikasi.
Sepanjang Januari–Mei 2026, Jetour mencatatkan total distribusi wholesale (dari pabrik ke diler) sebesar 1.233 unit. Adapun produk yang mendominasi adalah model T2. Mobil SUV (Sport Utility Vehicle) itu berkontribusi sebanyak 1.018 atau 83 persen dari total wholesales lima bulan pertama 2026.
Lantas, seberapa laris mobil-mobil Jetour lainnya di Indonesia? Menilisik data wholesale Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Minggu (14/6), produk Dashing dan X70 hanya tersedia varian inspira (tertinggi) di Tanah Air.
Selama periode Januari hingga Mei 2026, data Gaikindo tidak memperlihatkan distribusi Jetour Dashing Journey dan hanya ada mobil Dashing Inspira sebanyak 128 unit. Hal sama juga terjadi pada produk Jetour X70 Journey yang nihil pengiriman unitnya, namun tipe X70 Inspira didistribusikan sebanyak 80 unit dalam lima bulan pertama tahun ini.
Kemudian, model terbarunya Jetour T1 juga sudah tercatat dalam data wholesale Gaikindo. Mobil SUV (Sport Utility Vehicle) terbaru itu didistribusikan sebanyak tujuh unit saja pada Mei 2026.
Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah menyebut, produk T2 tidak hanya menjaga posisinya sebagai model utama dalam portofolio merek mobil China itu, tetapi juga terus mendapatkan penerimaan positif dari konsumen yang membutuhkan SUV dengan karakter adventure, kenyamanan kabin, serta fleksibilitas penggunaan untuk berbagai skenario perjalanan.
“Konsistensi performa Jetour T2 sepanjang Januari hingga Mei 2026 menunjukkan bahwa karakter SUV yang menggabungkan ketangguhan, kenyamanan, dan fleksibilitas semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” ucapnya dalam siaran pers.
Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, merek mobil China itu juga terus memperkuat kehadirannya di Indonesia. Strategi yang dijalankan, yakni melalui pengembangan jaringan showroom, peningkatan layanan purna jual, serta pengalaman kepemilikan yang lebih menyeluruh bagi konsumen di berbagai wilayah.