Jumlah Motor dan Mobil Listrik di RI Makin Banyak, Ada Manfaatnya?

2 Min Read
Line Produksi mobil listrik GMW Ora 03 di pabrik Wanaherang, Bogor, Jawa Barat (dok. Inchape GWM)

NEVBUZZ – Penggunaan mobil listrik maupun sepeda motor elektrifikasi di Indonesia semakin massif. Tak hanya produk impor, kini banyak juga kendaraan-kendaraan tanpa gas buang itu sudah lahi dari fasilitas perakitan di dalam negeri.

Berdasarkan data yang diolah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI), total populasi kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai 468.231 unit hingga sekitar April 2026. Jenis motor listrik menjadi kelompok terbesar, yakni 242.909 unit, disusul mobil listrik sebanyak 223.100 unit.

“Kita ingin setiap peningkatan penggunaan kendaraan listrik memberikan multiplier effect sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional,” ujar Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip dari website Kemenperin, Selasa (18/8).

“Kita ingin setiap peningkatan penggunaan kendaraan listrik memberikan multiplier effect sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional,” tambahnya.

Lebih lanjut, Agus Gumiwang Kartasamita menyebut, Indonesia memiliki modal yang kuat untuk membangun industri kendaraan listrik terintegrasi. Saat ini ada 69 perusahaan industri motor listrik roda dua dan roda tiga dengan total kapasitas produksi mencapai 2,511 juta unit per tahun dan nilai investasi sekitar Rp1,2 triliun.

Selain itu, di Indonesia juga sudah ada 14 perusahaan mobil listrik dengan kapasitas 409.860 unit per tahun, serta 10 pembuat kendaraan niaga listrik berkapasitas 7.500 unit per tahun. Total investasi dari sektor industri ini tercatat mencapai sekitar Rp30,468 triliun.

Menperin menyebut, besarnya kapasitas produksi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki fondasi manufaktur yang sangat memadai. Di sisi lain, Ia tak menampik bahwa industri mobil listrik maupun motor listrik di dalam negeri masih memiliki tantangan.

“Tantangan kita berikutnya adalah memastikan pasar tumbuh secara berkelanjutan, utilisasi kapasitas produksi meningkat, dan pada saat yang sama struktur industri semakin dalam melalui penggunaan komponen buatan dalam negeri,” ujar Agus.

Baca Juga :  Biaya Perawatan Berkala Suzuki Fronx Tingkatkan Value for Money Pemiliknya
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *