NEVBUZZ – Ada yang menarik perhatian saat membuka kap depan mobil listrik maupun kendaraan elektrifikasi jenis hybrid. Biasanya terdapat kabel dengan ukuran agak besar dan memiliki warna oranye.
Penggunaan warna oranye diadopsi dari National Electrical Code (NEC) sebagai representasi kabel dengan tegangan tinggi. NEC sendiri merupakan publikasi yang dikeluarkan oleh National Fire Protection Association (NFPA) dan memberikan panduan mengenai praktek aman dalam penggunaan listrik.
Produsen otomotif global termasuk Toyota Indonesia mengadopsi penggunaan kabel berwarna oranye sesuai standar NEC. Kabel spesifik ini telah diatur pula dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 44 Tahun 2020 tentang pengujian tipe fisik kendaraan bermotor dengan motor penggerak menggunakan motor listrik.
Satu hal lagi yang patut dipelajari adalah keberadaan kabel tebal dibungkus insulator berwarna oranye biasa membawa tegangan tinggi, dapat mencapai sekitar 1.200 Volt (tergantung jenis kendaraan elektrifikasinya). Dalam hal ini, arus listrik tegangan tinggi dialirkan menuju dan dari motor listrik, baterai, dan mesin bensin.
Tips otomotif kali ini membahas beberapa alasan warna oranye/oren dipilih sebagai penanda warna kabel pada mobil listrik maupun kendaraan hybrid. Berikut penjelasannya mengutip dari laman Pressroom Toyota, Senin (4/5):
1. Penanda Kabel Dialiri Arus Bertegangan Tinggi
Ada maksud khusus penggunaan pembungkus kabel dengan warna spesifik ini. Pembungkus kabel warna oranye merupakan penanda bahwa kabel tersebut dialiri arus bertegangan tinggi, dan ini berlaku sama untuk semua jenis kendaraan elektrifikasi.
2. Warna Menyolok dan Mudah Dikenali
Kelir oranye dipilih karena dinilai memiliki warna menyolok dibanding kabel lain yang umumnya berwarna hitam. Sehingga, teknisi dapat mendeteksi dengan cepat jenis kabel untuk mempermudah pengecekan dan perbaikan. Sebagai awam, pemilik maupun pengguna kendaraan elektrifikasi juga langsung mengetahui keberadaannya tanpa perlu repot membedakan dari kabel kelistrikan normal.
3. Didesain Supaya Kedap Air
Secara dimensi, kabel warna oranye ini juga terlihat lebih besar dibanding kabel lain. Soket sambungan atau konektor juga dibuat khusus agar kedap air karena terdapat seal karet khusus. Tentunya juga dengan mempertimbangkan risiko diganggu hewan pengerat liar.
Meskipun kedap air, bukan berarti Anda bisa sembarangan menyemprot kabel tersebut dengan air bertekanan. Hati-hati pula jika mobil hybrid Toyota Anda terendam banjir karena ada potensi kabel beserta konektornya kemasukan air bertekanan tinggi yang bisa memicu korsleting dan berkarat.
4. Jangan Sembarangan Menyentuh Kabel Warna Oranye
Lantaran memiliki tegangan listrik ekstra tinggi yang dialirkan, sebaiknya tidak menyentuh kabel ini kalau tidak perlu. Jangan pula berusaha memodifikasi atau merombak skema kabel ini karena bisa tersengat listrik dan mengakibatkan kerusakan yang menggugurkan garansi.
Kalaupun ada kebutuhan perbaikan terkait kabel kendaraan elektrifikasi, ada prosedur tersendiri yang sudah dipelajari oleh bengkel resmi yang sudah memenuhi standar Toyota global. Serahkan tugas mengecek dan memperbaiki jika ada kerusakan ke bengkel resmi Toyota.
Perlu diketahui, pemilik mobil listrik maupun hybrid tak perlu merasa khawatir jika kabel oren tersentuh dengan tidak sengaja. Sepanjang insulator dan connector-nya tidak bocor atau rusak, Anda tidak akan tersengat arus listrik.