Mengenal tiga teknologi berbeda pada Chery Super Hybrid & REEV

Dhoni Bima
6 Min Read
Chery Super Hybrid

NEVBUZZ – Sebagai keluarga terbaru dari Chery, model J6T CSH menghadirkan pengalaman berkendara elektrik yang dipadukan dengan fleksibilitas perjalanan hingga lebih dari 1.000 kilometer. Kemampuan tersebut didukung teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV).

Tentunya teknologi REEV, merupakan salah satu pendekatan elektrifikasi terbaru dalam keluarga Chery Super Hybrid bersama HEV dan PHEV. Meskipun sama-sama memadukan mesin bensin, baterai, dan motor listrik, tetapi pada dasarnya ketiga memiliki cara kerja serta karakter penggunaan yang berbeda.

Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit, mengatakan kini elektrifikasi tidak hadir hanya dalam satu bentuk teknologi. Chery Super Hybrid, menghadirkan pilihan HEV, PHEV, dan REEV dengan keunggulannya masing-masing. “Melalui kehadiran J6T CSH memperluas pilihan tersebut melalui pengalaman berkendara berbasis motor listrik dengan fleksibilitas untuk perjalanan lebih jauh,” ujar Budi Darmawan Jantania.

Chery Super Hybrid: Satu Payung, 3 Pendekatan Berbeda

Chery Super Hybrid (CSH) merupakan payung teknologi elektrifikasi yang mencakup HEV, PHEV, dan REEV. Ketiganya memiliki karakter berbeda berdasarkan bagaimana mesin, baterai, dan motor listrik bekerja dalam menyalurkan tenaga, performa, serta mendukung mobilitas pengguna. Berikut rincian karakteristik dari masing-masing pilar teknologi CSH:

  • Hybrid Electric Vehicle (HEV) menerapkan sistem di mana mesin bensin dan motor listrik dapat bekerja secara simultan maupun bergantian. Baterai terisi secara otomatis melalui pemanfaatan energi regeneratif dan mekanisme mesin, sehingga tidak memerlukan pengisian daya eksternal. Teknologi ini cocok bagi pengguna yang ingin beralih dari kendaraan bermesin bensin ke teknologi elektrifikasi secara lebih mulus, sekaligus mendapatkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien untuk penggunaan sehari-hari.
  • Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), kendaraan mengusung baterai berkapasitas lebih besar yang dapat diisi melalui sumber listrik eksternal. Hal ini memungkinkan kendaraan melaju dengan tenaga listrik murni untuk jarak tertentu sebelum sistem bertransisi ke mesin bensin guna mengoptimalkan jarak perjalanan, memberikan fleksibilitas berkendara listrik untuk aktivitas harian sekaligus keleluasaan untuk perjalanan jarak jauh.
  • Range-Extended Electric Vehicle (REEV), sebagai teknologi terbaru dengan memposisikan motor listrik sebagai satu-satunya penggerak roda untuk mendapatkan sensasi berkendara elektrik. Sedangkan mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan tambahan energi listrik tanpa terhubung secara mekanis dengan sistem penggerak roda, sehingga memberikan pengalaman berkendara elektrik tanpa kekhawatiran kehabisan daya di perjalanan.
Baca Juga :  Chery Tiggo 8 dan Tiggo 8 CSH Kantongi Gelar Baru di Eropa

Sistem Kerja Teknologi REEV di J6T CSH

Dengan tetap mengandalkan motor listrik sebagai penggerak roda, tentunya REEV dapat memberikan pengalaman karakter berkendara pure electric yang responsif dan senyap. Pada kondisi energi baterai mencapai batas tertentu, mesin bensin akan secara otomatis mengaktifkan generator untuk menyuplai daya listrik tanpa terhubung langsung ke roda.

Berkat sistem kerja tersebut, teknologi REEV memberikan keseimbangan antara pengalaman berkendara elektrik, efisiensi energi baterai, dan fleksibilitas jarak tempuh untuk perjalanan lebih jauh. Teknologi REEV ini menghadirkan 5 keunggulan utama pada pada J6T CSH:

  • Penggunaan Tenaga Listrik Saat di Perkotaan
    J6T CSH mampu menempuh jarak hingga 190 kilometer (NEDC) dengan tenaga listrik murni, sehingga memberikan keleluasaan untuk menjalankan mobilitas harian dengan karakter berkendara elektrik. Sementara, mesin bensin dan generator berperan sebagai sumber energi tambahan ketika dibutuhkan selama perjalanan.
  • Jelajah Lebih Bebas, Jarak Lebih Luas
    J6T CSH mencatatkan daya jelajah gabungan lebih dari 1.000 kilometer. Hal ini memberikan fleksibilitas untuk mobilitas harian maupun perjalanan touring lintas daerah. Tagline “Drive Electric. Go Further.” memungkinkan pengguna dapat menikmati perjalanan dan tetap tenang saat mengeksplorasi area dengan infrastruktur pengisian daya yang masih terbatas.
  • Three-Motor Architecture Mampu Menghasilkan Tenaga 428 PS
    J6T CSH mengadopsi three-motor architecture yang mengintegrasikan dua motor listrik pada sistem intelligent All-Wheel Drive (iWD) serta satu motor-generator yang terhubung dengan mesin 1.5L Turbo. Sistem penggerak iWD menghasilkan tenaga 428 PS dan torsi 505 Nm, serta memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dalam waktu 5,5 detik. Dengan demikian, J6T CSH memberikan performa dan torsi mumpuni guna mendukung berbagai karakter perjalanan dan medan.
  • Fitur Tank Turn Mendukung Kemampuan Manuver
    J6T CSH turut menghadirkan Tank Turn Feature atau Turn Pro Function, yang memungkinkan kendaraan berputar dengan radius sangat minim. Fitur ini mendukung manuver di area sempit maupun medan off-road. Implementasi teknologi tersebut dimungkinkan oleh konfigurasi sistem iWD melalui dual-motor elektrik yang terintegrasi pada poros roda. Hal ini memungkinkan distribusi tenaga dilakukan secara independen dan responsif pada setiap sisi kendaraan.
  • 8+1 Mode Berkendara untuk Berbagai Kondisi Lintasan
    J6T CSH dibekali 8+1 mode berkendara untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan berbagai kondisi lintasan. Sistem iWD membantu mengatur distribusi tenaga secara presisi, sementara H-arm aluminium suspension mendukung kestabilan dan kenyamanan saat melewati permukaan yang tidak rata.
Baca Juga :  Mengenal Teknologi Chery Super Hybrid dan 5 Keunggulannya

J6T CSH hadir untuk melengkapi portofolio Chery Super Hybrid. Jika HEV mengedepankan efisiensi tanpa pengisian daya eksternal dan PHEV memberikan fleksibilitas antara tenaga listrik dan mesin bensin, REEV menghadirkan pengalaman berkendara elektrik dengan dukungan generator untuk menempuh rute jarak jauh.

Integrasi sistem REEV, jangkauan jelajah lebih dari 1.000 km, serta three-motor architecture menjadikan J6T CSH sangat relevan bagi pengguna yang menginginkan EV untuk harian sekaligus ketangguhan SUV untuk perjalanan touring dan petualangan.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *