NEVBUZZ – China terus menjajakan produk otomotifnya ke berbagai negara di dunia. Paling baru, merek Geely dipastikan sudah berhasil menembus pasar Eropa melalui mobil listrik terbarunya.
Ya, Geely E2 atau di negara lainnya disebut sebagai EX2 berhasil menembus pasar otomotif Eropa. Kendaraan baru dari pabrikan China itu dijadwalkan meluncur resmi pada 11 dan 12 September 2026.
Melansir Carnewschina, Jumat (28/8), seorang sumber yang mengetahui informasi ini memastikan, Geely E2 siap meramaikan pasar mobil listrik Eropa, tepatnya di Belgia, Belanda, dan Luksemburg.
Saat meluncur nanti, mobil listrik ini akan ditawarkan bagi konsmennya dengan harga mulai dari 19.490 Euro atau setara dengan Rp401 jutaan di Belgia dan Luksemburg. Sedangkan di pasar otomotif Belanda, Geely EX2 bakal dijual 20.990 Euro atau setara Rp432 jutaan.
Sebagai informasi, mobil listrik E2 dijual di China dengan nama Geely Xingyuan. Kendaraan ini menjadi produk terlaris di dalam negeri pada 2025 dan sampai dengan tengah tahun 2026 diklaim sudah laku 226.465 unit, menurut China EV DataTracker.
Harga awal produk E2 untuk Belgia dan Luksemburg diumumkan pada 5 Agustus. Mobil listrik Geely tersebut mulai tersedia untuk dipesan, dengan pengiriman dijadwalkan pada September 2026.
Geely EX2 adalah hatchback kompak dengan gaya “imut” dan memiliki dimensi, yakni panjang 4.135 mm, lebar 1.805 dan tinggi 1580 mm. Sedangkan jarak sumbu roda mencapai 2.650 mm, serta bobotnya 1.290 kg dan 1.365 kg.
Mobil listrik ini dilengkapi dengan jok berpemanas, layar 14,6 inci, tujuh airbag, dan suspensi belakang multi-link. Selain itu, kapasitas bagasi belakang 375 liter dan bagian depannya mempunyai volume 70 liter.
Geely E2 Pro menggunakan paket baterai 35 kWh untuk jarak tempuh 252 kilometer adapun Trim Max dan Ultra menawarkan baterai 47 kWh untuk jarak tempuh 345 km. Kemampuan jarak tempuh berdasarkan standar ukur WLTP.