Sikap Proaktif & Suzuki Smart e-Mirror Tingkatkan Keselamatan Berkendara

Dhoni Bima
4 Min Read
Suzuki smart e-mirror beri kenyamanan berkendara

NEVBUZZ – Sikap atau perilaku berkendara dan dukungan smart e-mirror menjadi bagian terpenting dalam menjaga keselamatan selama berkendara.

Sikap yang dimaksud adalah menerapkan budaya defensive driving agar pengendara selalu waspada, dapat memprediksi potensi bahaya, serta mengambil keputusan secara tepat guna meminimalkan risiko kecelakaan.

Dengan menerapkan budaya defensive driving yang menekankan sikap proaktif, bukan reaktif selama berkendara. Diharapkan pengendara akan lebih antisipatif terhadap situasi di sekitar kendaraan serta membaca potensi risiko selama perjalanan. Pendekatan tersebut membantu pengemudi dalam mengambil keputusan secara tepat di berbagai kondisi lalu lintas.

Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan tentang potensi risiko perjalanan selalu ada, termasuk saat lalu lintas meningkat, seperti pada periode libur panjang. “Agar semua pengguna jalan bisa meminimalisir potensi tersebut bersama-sama, akan lebih baik jika kita menerapkan defensive driving,” ujarnya.

Panduan Sederhana Menerapkan Defensive Driving

Untuk mewujudkan perjalanan yang lebih aman dan terkendali, Suzuki merangkum beberapa panduan praktis bagi para pengendara:

  • Sebelum berkendara, pastikan mobil siap jalan: Periksa ban, rem, lampu, wiper, dan cairan kendaraan sebelum perjalanan jauh.
  • Saat berkendara, jaga jarak aman: Beri ruang cukup dengan kendaraan di depan agar memiliki waktu untuk bereaksi.
  • Gunakan lajur dengan benar: Hindari pindah lajur mendadak dan selalu menyalakan lampu sein sebelum berpindah jalur.
  • Pantau kondisi sekitar: Periksa kaca spion secara berkala, termasuk area belakang kendaraan, agar lebih siap menghadapi pergerakan kendaraan lain.
  • Atur kecepatan dan emosi: Ikuti batas kecepatan, tetap tenang, dan hindari berkendara agresif.
  • Beristirahat saat lelah: Jika konsentrasi mulai menurun, berhenti sejenak di rest area atau lokasi aman.
Baca Juga :  GIIAS 2026 Siap Digelar Dengan Brand Otomotif Lebih Lengkap

Mengetahui kondisi sekitar melalui Suzuki Smart e-Mirror

Fitur Smart e-Mirror dapat menjadi perangkat tambahan untuk membaru dalam mengetahui kondisi di sekitar kendaraan.

Sebagai kamera oemanrau, tentunya perangkat ini berperan penting sebagai alat dokumentasi sekaligus memberikan rasa tenang jika terjadi kondisi tidak terduga.

Merespon kebutuhan tersebut, Suzuki menghadirkan pada model SUV terlarisnya yaitu XL7 Alpha Hybrid melalui penyematan fitur Smart e-Mirror.

Fitur yang menjadi mata tambahan ini memberikan 3 manfaat yang juga mendukung keselamatan berkendara, antara lain:

1. Meningkatkan area pandang dan mengurangi blind spot

Posisi kamera di pintu bagasi dengan sudut kamera lebar memberikan pandangan ke belakang mobil secara lebih jelas tanpa terhalang barang bawaan atau penumpang di dalam kabin.

2. Membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat

Tampilan visual yang lebih terang dan stabil memungkinkan pengendara merespons situasi jalan dengan lebih baik. Dalam praktik defensive driving, kemampuan mengenali potensi bahaya lebih awal menjadi nilai tambah yang sangat penting untuk menjaga keselamatan.

3. Data rekaman perjalanan lebih akurat

Sebagai alat memantau, perangkat memiliki kemampuan untuk melakukan perekaman pada area depan dan belakang kendaraan. Pemilik kendaraan seperti memiliki CCTV apabila terdapat suatu hal yang memerlukan bukti rekaman perjalanan.

“Kehadiran fitur ini menjadi relevan bagi konsumen yang membutuhkan visibilitas tambahan, terutama saat berkendara bersama keluarga, membawa barang bawaan, atau menempuh jalur antarkota dengan kondisi lalu lintas beragam,” jelas Hariadi.

Meski demikian, Suzuki tetap menegaskan Smart e-Mirror berperan sebagai pendukung, bukan pengganti kesigapan pengemudi.

QPerpaduan teknologi dan kebiasaan berkendara secara tepat menjadi kunci keselamatan di jalan. “Teknologi dapat membantu perjalanan menjadi lebih aman, tetapi perilaku berkendara antisipatif tetap menjadi faktor penentu. Defensive driving membantu pengemudi tetap waspada dan terkendali dalam menghadapi berbagai situasi di jalan,” tambah Hariadi.

Baca Juga :  Hyundai Gandeng TVS Garap Segmen Kendaraaan Listrik Roda Tiga
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *