NEVBUZZ – Keluhan pelanggan mobil listrik terutama dari pabrikan China kerap menjadi sorotan lantaran viral di Media Sosial. Kegundahan yang dirasakan beragam, mulai kualitas produk, layanan purnajual alias aftersales, dan kendala lainnya.
Melihat kondisi tersebut, GAC Indonesia mengambil langkah berani dengan mengundang para pengguna produknya untuk datang dan ‘Curhat' secara langsung. Ya, melalui program “GAC Listens: Your Journey, Our Care“, perusahaan mobil China itu menyiapkan wadah dialog interaktif dengan pelanggannya tanpa harus menunggu viral.
Sehingga, para pemilik pemilik mobil listrik merek Aion maupun Hyptec HT bisa bertukar pengalaman, menyampaikan masukan, bahkan mendiskusikan kendala yang dialami. Kemudian, bisa memperoleh informasi mengenai produk dan layanan purna jual, serta jawaban langsung dari pihak GAC Indonesia.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu mengatakan, pihaknya menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman kepemilikan yang lebih baik melalui komunikasi terbuka, layanan yang responsif, dan pendampingan berkelanjutan bagi pelanggan.
Lebih lanjut, Andy Ciu menyebut, merek mobil China itu memiliki pengalaman produksi kumulatif global yang telah melampaui 30 juta kendaraan dan jangkauan produk serta layanan di lebih dari 100 negara dan wilayah. Di Indonesia, pendekatan diri dengan pemilik dan calon pembeli mobil listrik Aion dan Hyptec HT juga terus ditingkatkan.

Melalui GAC Listens, jelas Andry Ciu, pihaknya ingin mendengar langsung setiap keluhan, masukan, dan pengalaman pelanggan. Sehingga, bisa memastikan setiap masukan mendapatkan perhatian dan ditindaklanjuti secara jelas serta bertanggung jawab.
“Bagi kami, kepercayaan dibangun melalui tindakan nyata,” ujarnya dalam acara yang berlangsung di Senayan, Jakarta, Sabtu (17/10).
Komitmen di layanan Purnajual
Terkait komitmen peningkatan layanan, perusahaan yang menaungi merek mobil listrik Aion dan Hyptec HT di Indonesia menargetkan penyelesaian keluhan dalam waktu empat hari untuk kendala yang memenuhi persyaratan program. Hal ini, khususnya bagi unit kendaran yang tidak memerlukan penggantian suku cadang, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Pada 2026, GAC Indonesia juga mencatat peningkatan kecepatan improvement sebesar 81,3% dibandingkan 2025. Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan otomotif asal China itu, guna meningkatkan respons terhadap kebutuhan pelanggan.
Selain penanganan di bengkel, dukungan bagi pelanggan juga tersedia melalui GAC Emergency Roadside Assistance (ERA) yang dapat dihubungi melalui 021 3005 8888, sesuai cakupan dan ketentuan layanan. GAC Indonesia turut menjalin kolaborasi dengan Grab untuk membantu pelanggan melanjutkan perjalanan dengan lebih nyaman selama mobil listrik milik konsumen sedang menjalani servis.