NEVBUZZ – Di tengah pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik, Zhejiang Geely Holding Group Co., Ltd. (ZGH) dan NIO Holding Co., Ltd. (NIO) memperkuat kemitraan strategis di bidang pengisian daya dan battery swapping. Ini sekaligus melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sejak 2023.
Lebih lanjut, kemitraan kedua perusahaan mencakup pengembangan teknologi dan standar bersama, integrasi jaringan serta layanan, hingga sinergi investasi. Sehingga, nantinya bisa menghadirkan akses energi kendaraan listrik yang semakin mudah, efisien, dan terhubung.
CEO Zhejiang Geely Holding Group, Andy An Conghui mengatakan, pengembangan industri otomotif yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh skala. Tetapi juga membutuhkan rantai pasok lebih andal, kualitas dan efisiensi tinggi, serta pengembangan yang lebih aman, ramah lingkungan, maupun kolaboratif.
“Jaringan pengisian daya adalah infrastruktur publik yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Karena itu, jaringan ini perlu dibangun bersama, digunakan secara terbuka, dan terhubung antarsistem agar dapat memberikan nilai lebih besar bagi pengguna,” ujarnya dalam siaran pers, dikutip Selasa (6/10).
Melalui kolaborasi ini, Geely Holding Group akan mengembangkan model kendaraan penumpang yang mendukung sistem battery swapping. Sedangkan, NIO Power akan menyediakan layanan tersebut bagi model-model terkait.
“Kerja sama ini menyatukan kekuatan yang telah dibangun oleh kedua perusahaan selama bertahun-tahun, melalui kolaborasi yang lebih erat dalam teknologi, standar, operasional, aset, dan investasi,” ujar Founder sekaligus Chairman dan CEO NIO, William Li.
Melalui kemitraan ini, Geely Holding Group dan NIO akan menghubungkan infrastruktur pengisian daya milik kedua perusahaan, memperluas cakupan jaringan, serta meningkatkan efisiensi operasional. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kedua perusahaan untuk mendorong ekosistem energi kendaraan listrik yang lebih terbuka, saling terhubung, serta kian relevan dengan kebutuhan pengguna.