Mengenal Keunggulan Fitur Sistem Pengereman Suzuki Fronx

Dhoni Bima
4 Min Read
Suzuki Fronx andalkan fitur Dual Sensor Brake Support II

NEVBUZZ – Dalam memberikan unsur keselamatan untuk menghindari terjadinya tabrakan antar kendaraan, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) pada model Fronx varian SGX.

Dengan mengandalkan fitur DSBS II yang merupakan teknologi Suzuki Safety Support. Kecanggihan ini menjadi asisten keselamatan aktif yang membantu pengemudi memitigasi risiko di jalan raya.

Solusi yang ditawarkan oleh Suzuki untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya tabrakan. Penggunaan fitur DSBS II diproyeksikan akan menghindarkan pengendara Fronx SGX dari mengalami kejadian serupa.

Yulius Purwanto, Head of Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan, kondisi di jalan sering berubah mendadak, termasuk kendaraan di depan yang melakukan pengereman tiba-tiba. “Fitur Suzuki Safety support melalui DSBS II hadir untuk memberi peringatan dan bantuan pengereman otomatis, sehingga pengemudi punya waktu lebih untuk bereaksi dan menghindari tabrakan,” Yulius Purwanto.

Mengenal sistem kerja teknologi DSBS II pada Suzuki Fronx 

Yulius Purwanto mengungkapkan bahwa teknologi DSBS II pada Suzuki Fronx SGX mengintegrasikan dua sensor mutakhir, yaitu Monocular Camera dan Millimeter Wave Radar.

Sinergi keduanya memungkinkan sistem untuk memantau kondisi jalan di depan secara kontinu, membaca jarak secara akurat, serta mendeteksi objek seperti kendaraan lain maupun pejalan kaki. Kecanggihan tersebut juga sangat membantu ketika kondisi hujan atau mengemudi saat malam hari.

Tahapan perlindungan yang diberikan DSBS II meliputi:

Forward Collision Warning

Memiliki kemampuan dengan memberikan peringatan visual dan suara saat sistem mendeteksi risiko benturan agar pengemudi dapat segera mengambil tindakan.

Forward Collision Damage Mitigation Brake Assist

Dalam situasi darurat, Mampu memberikan bantuan tekanan pengereman tambahan jika respons pengemudi dinilai kurang memadai.

Baca Juga :  Suzuki Fronx Peroleh Penghargaan Ketiga Sejak Diluncurkan

Collision Damage Mitigation Braking Function

Sistem ini dapat mendeteksi risiko tabrakan yang semakin tinggi, fungsi Collision Damage Mitigation Braking akan beroperasi dan rem akan aktif secara otomatis untuk membantu menghindari tabrakan atau meminimalisir kerusakan akibat tabrakan.

Panduan Operasional untuk memastikan fitur tetap siaga

Untuk memastikan perlindungan secara maksimal, pengemudi dihimbau untuk selalu memantau status aktif fitur DSBS II melalui panel instrumen:

Cek Indikator: Jika indikator “DSBS II OFF” menyala (kuning/oranye), artinya sistem sedang dinonaktifkan atau fungsinya terhambat. Dalam kondisi operasional normal, indikator tersebut tidak menyala.

Aktivasi Kembali: Pastikan tombol/switch DSBS II berada pada posisi aktif (ON) sesuai dengan panduan kendaraan.

Kebersihan Sensor: Pastikan area sensor pada grille depan dan kaca depan bersih dari kotoran atau penghalang agar fungsi deteksi tetap akurat.

Namun pihak Suzuki menegaskan bahwa DSBS II adalah fitur bantuan pengemudi, bukan pengganti kewaspadaan penuh. Sistem pengoperasian fitur ini harus tetap diiringi konsentrasi selama perjalanan serta teknik pengereman yang tepat agar perjalanan semakin aman.

“Dalam mengemudi kendaraan, bukanlah tentang siapa yang tercepat, melainkan siapa yang sampai di tujuan dengan selamat. Kami menghimbau pelanggan untuk mengoptimalkan fitur keselamatan yang ada sebagai asisten berkendara. Selain itu, ada baiknya tetap mengutamakan fokus, kondisi fisik prima, serta kepatuhan pada aturan lalu lintas demi mewujudkan perjalanan keluarga secara aman dan menyenangkan,” tutup Yulius.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *