Mengungkap Rahasia Teknologi i-DM pada Mobil JETOUR

3 Min Read
JETOUR T2 i-DM resmi hadir di ajang GIIAS 2026 (NEVBUZZ/ Pius Mali)

NEVBUZZ – Pilihan mobil hybrid di Indonesia kian beragam. Pendatang paling baru adalah JETOUR T2 i-DM yang melantai di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show alias GIIAS 2026.

JETOUR T2 i-DM mampu menempuh jarak hingga lebih dari 1.200 kilometer dalam satu kali pengisian penuh baterai dan tangki bahan bakar, meski mengusung bodi besar khas Adventure SUV. Hal ini bisa tercapai berkat penggunaan teknologi T2 i-DM.

Product Senior Manager PT JETOUR Sales Indonesia, Irwan Nugraha Kurnia mengatakan, pihaknya memahami bahwa setiap konsumen memiliki preferensi berkendara yang berbeda. Ada yang mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan untuk mobilitas sehari hari, sementara ada pula yang mencari performa lebih tinggi untuk perjalanan jarak jauh maupun menjelajah berbagai medan.

“Intelligent Dual Mode (i-DM) kami hadirkan dengan karakter yang berbeda pada JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 i-DM, sehingga masing-masing mampu memberikan pengalaman berkendara yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup konsumen,” ujarnya saat GIIAS 2026.

Keunggulan utama teknologi i-DM terletak pada Hybrid Management System yang memungkinkan kendaraan secara otomatis memilih skenario kerja sistem hybrid paling optimal sesuai kondisi berkendara. JETOUR T1 i-DM mengusung lima skenario, sedangkan JETOUR T2 i-DM didukung sembilan skenario.

Teknologi i-DM mengintegrasikan tiga komponen utama, yaitu 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, motor listrik, dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang bekerja secara cerdas untuk menentukan sumber tenaga paling optimal sesuai kondisi berkendara. Sistem ini memungkinkan kendaraan beroperasi menggunakan tenaga listrik, mesin bensin, maupun kombinasi keduanya secara otomatis, sehingga menghasilkan performa yang responsif tanpa mengorbankan efisiensi.

Adapun Hybrid Dedicated Engine Generasi Kelima ACTECO 1.5 TGDI. Mesin ini menghasilkan tenaga 136 PS dan torsi 220 Nm, dengan efisiensi termal hingga 44,5%, sehingga mampu menghadirkan performa yang tetap responsif dengan konsumsi bahan bakar yang efisien. Tenaga tersebut dikelola oleh 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (3DHT) yang dipadukan dengan Dual Electric Motor, yang menghasilkan tenaga gabungan 224 PS dan torsi 390 Nm serta disimpan dalam baterai LFP CATL berkapasitas 18,4 kWh.

Baca Juga :  T2 Laris, Jetour Bakal Hadirkan Dua Varian Terbaru Tahun Depan

Dengan demikian, pengemudi bisa menyesuaikan pengoperasian mesin dan motor listrik secara cerdas melalui pilihan Driving Mode, Power Mode, dan Battery Level Mode sesuai kebutuhan perjalanan. Pada akhirnya, memungkinkan pengguna menikmati efisiensi dan kenyamanan berkendara.

Tak kalah penting, JETOUR juga membekali teknologi i-DM dengan fitur Vehicle to Load (V2L) berkapasitas hingga 3,3 kW. Fitur ini menjadikan mobil menjadi sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga kebutuhan aktivitas outdoor dan camping.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *