Menyibak Rahasia “Joy of Driving” Mobil Listrik dan Hybrid Honda

4 Min Read
Mobil listrik Honda Super-One yang sudah dijual di Indonesia (NEVBUZZ/ Pius Mali)

NEVBUZZ – Mobil listrik maupun hybrid yang dirancang oleh Honda tetap menjanjikan kesenangan tersendiri Ketika mengemudikannya. Hal ini tak terlepas dari filosofi Joy and Freedom of Mobility.

Ya, pabrikan otomotif roda empat asal Jepang itu sudah sekitar 78 tahun mengembangkan kendaraan dengan filosofi Joy and Freedom of Mobility. Hasilnya, sebuah kendaraan yang memberikan kesenangan, kebebasan, dan lebih banyak kemungkinan bagi penggunanya.

President Director PT Honda Prospect Motor, Masanao Kataoka menjelaskan, melalui pendekatan yang disesuaikan dengan karakter setiap model produsen otomotif Jepang itu ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang menyenangkan, sekaligus memberikan kenyamanan, ruang, dan fleksibilitas yang mendukung aktivitas sehari-hari.

“Inilah wujud komitmen Honda dalam menghadirkan Joy and Freedom of Mobility,” ucapnya saat acara Honda Auto Technology Workshop Indonesia pada 29–30 Oktober 2026.

Teknologi yang kompleks diwujudkan menjadi manfaat sehari-hari, mulai dari pengendalian yang mudah dan menyenangkan hingga ruang kabin yang nyaman dan fleksibel. Komitmen ini bukan hanya terasa Ketika mengemudikan mobil bensin, tetapi juga pada produk kendaraan listrik maupun hybrid Honda.

Honda Prelude
Mobil sport hybrid Honda Prelude yang sudah dijual di Indonesia (NEVBUZZ/ Pius Mali)

Dalam mengembangkan setiap mobil, Honda memadukan Joy of Driving dan Man Maximum, Machine Minimum atau M/M Principle. Joy of Driving membentuk respons, presisi, dan keseimbangan kendaraan agar menyenangkan saat dikemudikan.

Sementara, M/M Principle menekankan upaya memaksimalkan ruang dan fungsi bagi manusia dengan meminimalkan ruang yang dibutuhkan komponen mekanis. Hasilnya, mobil-mobil Honda bisa mendukung kebutuhan pengguna secara lebih nyaman, fleksibel, dan praktis.

Penerapannya pada mobil listrik dan Hybrid

Filosofi Joy of Driving dan M/M Principle yang sudah puluhan tahun itu juga disematkan pada produk mobil Hybrid dan listrik. Hasilnya, Honda Prelude dan Super-One yang tak hanya menawarkan teknologi modern, namun menjanjikan kesenangan berkendara Ketika duduk di balik kemudi.

Baca Juga :  Mobil Listrik Terbaru MGS6 EV Hadir di RI dan Sudah Bisa Dipesan

Honda Prelude menghadirkan pengalaman berkendara sporty dengan tetap mempertahankan kenyamanan khas grand tourer. Meskipun dirancang sebagai mobil hybrid, produk ini menghadirkan kesenangan berkendara melalui teknologi otomotif S+ Shift.

Teknologi otomotif karya Honda itu menambahkan sensasi perpindahan gigi virtual yang dipadukan dengan respons akselerasi, suara, dan tampilan visual, sehingga pengalaman mengemudikan kendaraan hybrid terasa lebih sporty dan interaktif. Fitur ini juga telah hadir pada sedan Civic Hybrid.

Fitur BOOST Mode Honda Super-One
Fitur BOOST Mode yang tersemat pada setir mobil listrik Honda Super-One (NEVBUZZ/ Pius Mali)

Pada mobil listrik Honda Super-One, disisipkan BOOST Mode. Teknologi otomotif ini memadukan karakter instan khas kendaraan elektrifikasi dengan sejumlah fitur artifisial untuk menghadirkan sensasi mengemudi yang lebih interaktif.

Dengan menekan tombol “BOOST” di sisi kanan setir, pengemudi bisa merasakan lonjakan tenaga motor listrik meningkat dari 47 kW menjadi 70 kW. Sehingga menghadirkan respons akselerasi yang lebih kuat pada kendaraan mungil Super-One.

Honda juga menyematkan Simulated 7-Speed Gear Shift yang memberikan sensasi perpindahan gigi virtual, serta Active Sound Control sebagai penghasil suara mesin virtual sesuai input akselerator. Perpaduan teknologi otomotif ini menghadirkan pengalaman berkendara mobil listrik lebih interaktif dan menyenangkan.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *